You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tawuran Pecah, Fasilitas Umum Rusak dan Seorang Warga Terkena Anak Panah
photo Nurito - Beritajakarta.id

Tawuran di Klender, 1 Warga Terluka & Fasum Rusak

Tawuran antar warga kembali terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai yang melibatkan warga Kebon Singkong, Klender dengan warga Cipinang Jagal, Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (21/5).

Kami masih telusuri pemicunya dan yang pasti ada provokator dari luar

Tawuran yang berlangsung sejak pukul 01.00 ini mengakibatkan seorang warga terluka akibat terkena anak panah, sejumlah rumah dan fasilitas umum (fasum) lainnya rusak. Akibat kejadian ini perjalanan KRL Commuter Line juga mengalami gangguan.

Informasi yang berhasil dihimpun, tawuran antar warga ini pecah sejak pukul 01.00 hingga pukul 05.00. Ratusan warga dari dua wilayah yang dibatasi dengan rel kereta api dan Jalan I Gusti Ngurah Rai ini saling serang dengan menggunakan ketapel, batu, kayu, senjata tajam dan anak panah. Bahkan pagar pembatas jalan di median jalan dan dua lampu sorot berdaya 1.000 watt turut dirusak massa.

Warga Jatinegara Diminta Tak Mudah Terprovokasi

Tak hanya itu, sejumlah rumah warga bagian gentengnya atau atapnya juga rusak akibat terkena lemparan batu. Bahkan, Bonar (26), warga RT 06/10 Kelurahan Cipinang, terluka matanya terkena anak panah yang terbuat dari jeruji sepeda motor.

Jajaran Muspika Kecamatan Pulogadung dan Duren Sawit pada Kamis pagi langsung turun ke lapangan. Namun massa sudah membubarkan diri. Petugas menemukan sisa-sisa bekas tawuran, yakni pagar pembatas jalan yang kondisinya nyaris roboh.  Dua lampu sorot juga pecah. Petugas juga menemukan puluhan kelereng yang diduga digunakan untuk anak ketapel. Kemudian satu busur anak panah dan satu pisau.

Camat Pulogadung, Ahmad Haryadi mengatakan, warganya yang bermukim di Kelurahan Cipinang, mengaku diserang warga Kebon Singkong, Klender, Duren Sawit. Karena terdesak warga membalasnya. Ironisnya, seorang warga justru terluka terkena anak panah yang terbuat dari jeruji sepeda motor.

Kini warga yang bernama Bonar itu dilarikan ke RSCM Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan intensif. Sejauh ini belum diketahui pemicu pecahnya tawuran warga tersebut.

"Warga kami di Cipinang Jagal hanya membela diri karena diserang warga Kebon Singkong. Warga kami terluka matanya terkena anak panah. Kami masih telusuri pemicunya dan yang pasti ada provokator dari luar," ujar Haryadi.

Sementara itu, Camat Duren Sawit, Abu Bakar berjanji akan meningkatkan pengawasan lingkungan guna mencegah terjadinya tawuran susulan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3285 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2908 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1670 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1493 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1311 personFolmer