You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan RPTRA Cideng Hampir Rampung
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Pembangunan RPTRA Cideng Hampir Rampung

Pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jalan Tidore, RT 02 RW 05, Kelurahan Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, sudah 90 persen hampir rampung. Namun, untuk peresmiannya yang sedianya akan dilakukan tanggal 29 Mei diundur menjadi tanggal 30 Mei.

Diundur menjadi tanggal 30 Mei karena pada tanggal 29 bertepatan dengan pembukaan acara Pekan Rakyat Jakarta (PRJ)

"Diundur menjadi tanggal 30 Mei karena pada tanggal 29 bertepatan dengan pembukaan acara Pekan Rakyat Jakarta (PRJ)," ujar Mangara Pardede, Walikota Jakarta Pusat, Sabtu (23/5).

Menurutnya, untuk kesiapan sendiri saat ini RPTRA tersebut sudah mencapai 90 persen. Personil PU Tata Air Jakarta Pusat terlihat masih melakukan perbaikan dan pengurasan saluran air di sekitar RPTRA.

2017, DKI Targetkan Bangun 300 RPTRA

Camat Gambir, Fauzi menambahkan, sebuah pos RW yang berada di taman tersebut rencananya juga akan dibongkar oleh warga pada Minggu (24/5). Nantinya untuk kegiatan RW sendiri dapat dilakukan di ruang serbaguna yang sudah disediakan di dalam taman tersebut.

"Kita lakukan pembongkaran pos RW-nya bersama warga, karena pos RW sudah sempit tempatnya dan dapat menggunakan ruang serbaguna di dalam taman," jelasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye17501 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11339 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6789 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3668 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1726 personFolmer