You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dukung Jakarta Fair, Transjakarta Buka Rute Khusus
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Transjakarta Buka Rute Monas-PRJ

Untuk memudahkan warga ibu kota yang ingin mengunjungi Jakarta Fair 2015 di arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, PT Transportasi Jakarta membuka rute khusus Monumen Nasional (Monas) menuju Kemayoran.

Penumpang dapat turun tepat di depan PRJ karena telah dibangun halte Transjakarta

Transjakarta menyediakan lima unit bus yang bergantian mengangkut penumpang setiap 10-15 menit. Khusus rute ini, bus hanya akan melayani mulai pukul 09.00 hingga 23.00 untuk hari Senin-Sabtu. Sementara untuk hari Minggu mulai pukul 12.00 hingga 22.00 WIB.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Antonius Steve Kosasih mengatakan, pihaknya bersama JI-Expo sengaja membangun Halte PRJ untuk memudahkan pengunjung.

Jalan Rusak dan Jalur Transjakarta Segera Dibeton

"Penumpang dapat turun tepat di depan PRJ karena telah dibangun halte Transjakarta," kata Kosasih, Jumat (29/5).

Dia mengatakan, pembangunan halte di Kemayoran dilakukan hanya dalam waktu satu bulan. Sama seperti halte lainnya, halte ini juga menggunakan sistem e-ticketing.

Berikut halte-halte yang dilalui dari arah Monas menuju PRJ yaitu halte Monas, Balaikota, Gambir 1, Gambir 2, Istiqlal, Budi Utomo, Pasar Baru Timur, dan halte PRJ. Sementara dari arah PRJ menuju Monas yaitu halte PRJ, Pasar Baru Timur, Juanda, Pecenongan, dan Monas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1170 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1148 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye917 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye914 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye835 personBudhi Firmansyah Surapati