You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
730 Balita di Jakbar Telah Divaksin PVC #2
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

840 Bayi di Jakbar Telah Divaksin PVC

Hingga 28 September 2022, tercatat sebanyak 840 bayi berusia dua bulan di Jakarta Barat telah menerima vaksin Pnemococcal Conjugate Vaccine (PCV).

Bayi yang divaksin PVC harus berusia dua bulan 29 hari maksimal

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari mengatakan, vaksin tersebut diberikan untuk memperkuat imun bayi agar tidak mudah terkena penyakit pneumonia. Ditargetkan 14.390 bayi di wilayahnya akan mendapatkan vaksin ini.  

"Bayi yang divaksin PVC harus berusia dua bulan 29 hari maksimal," tuturnya, Kamis (29/9).

56.346 Balita di Jakarta Barat Telah Diimunisasi

Erizon menambahkan, warga bisa mendapatkan vaksin tersebut secara gratis di seluruh rumah sakit, Posyandu, dokter umum, serta Puskesmas yang ada di seluruh kecamatan Jakarta Barat.

"Dokter praktek dan bidan praktek boleh bergabung dengan pemberian vaksin ini asal punya tempat penyimpanan vaksin yang memenuhi standar, setiap yang divaksin harus dilaporkan ke kita," ujar dia.

Dia berharap, dengan kolaborasi bersama pihak swasta itu, capaian vaksin PCV bisa lebih maksimal.

"Kami harap orang tua bisa memanfaatkan program ini, supaya bayi semakin sehat," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6860 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6335 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1443 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1422 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1341 personAldi Geri Lumban Tobing