You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Terjaring Razia, Barang Dagangan PKL Liar tak Akan Dikembalikan‎
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Satpol PP Tak akan Kembalikan Barang Dagangan PKL Monas

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI menegaskan tak akan mengembalikan barang dagangan Pedagang Kaki Lima (PKL) liar di areal Taman Monas yang disita dalam razia. Hal tersebut dilakukan untuk memberi efek jera terhadap pedagang liar yang telah berkali-kali ditindak namun masih tetap nekat berjualan di kawasan Monas.

Jujur saja kita kewalahan. Kalau barang dagangannya dikembalikan, besoknya mereka pasti balik lagi

"Penindakan sudah dilakukan berkali-kali, tapi mereka balik lagi. Jujur saja kita kewalahan. Kalau barang dagangannya dikembalikan, besoknya mereka pasti balik lagi," ujar Kukuh Hadi Santoso, Kepala Satpol PP DKI, Minggu (31/5).

Kukuh mengaku sudah menempuh berbagai cara untuk menjaga kawasan Taman Monas bersih dari PKL liar. Bahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah menampung sebanyak 339 pedagang di kawasan itu ke dalam areal Lenggang Jakarta.

Ahok Siapkan Siasat Halau PKL Monas

Menurut Kukuh, upaya yang saat ini dilakukan Pemprov DKI terhadap para PKL di ibu kota sudah sangat manusiawi. Sebab, penindakan selalu dibarengi solusi dengan memberikan tempat relokasi bagi pedagang yang tergusur. "Pemprov DKI selama ini sudah sangat baik. Kita ingin mengangkat derajat mereka agar mau pindah ke tempat yang lebih layak, manusiawi, terhormat dan tidak dipalak preman," tuturnya

Di Taman Monas, kata Kukuh, Pemprov DKI telah berupaya memfasilitasi para pedagang untuk mendapat kios tanpa harus membayar. Mereka hanya dimintai uang retribusi untuk listrik, air dan kebersihan. "Dulu untuk dapatkan kios harus bayar, kalau sekarang tidak. Kalau pun bayar cuma buat listrik, air dan kebersihan," paparnya.

Ditambahkan Kukuh, di Taman Monas, banyak oknum yang punya kepentingan tertentu dan kerap menggerakan PKL liar untuk melakukan perlawanan kepada petugas saat penertiban.

"Saya sudah tahu orang-orangnya. Nanti tinggal kita tangkap dan serahkan ke polisi biang keroknya itu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye2764 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye942 personNurito
  3. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye842 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Terapkan Tarif Rp1 pada 22, 27, dan 28 Juni 2026

    access_time21-06-2026 remove_red_eye836 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye792 personAldi Geri Lumban Tobing