You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 49 PKL Siap Direlokasi Kembali Ke Jalan Penataran
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

49 PKL di Jalan Penataran Ditata

Sebanyak 49 pedagang kaki lima (PKL) binaan di Jalan Penataran, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat ditata ulang.

Masalah kebersihan juga akan jadi prioritas, kita kedepannya akan minta dibangunkan wastafel, jadi pengunjung tidak cuci tangan di ember yang mereka sediakan

Lurah Pegangsaan, Asep mengatakan, untuk tahap kedua ada 17 PKL yang akan ditata. Sedangkan tahap ketiga ada 32 pedagang. Saat ini, sudah ada 74 pedagang yang berjualan di lokasi tersebut.

25 PKL di Jalan Penataran Ditata Ulang

Dia mengatakan, pedagang akan diberlakukan sistem shift. Untuk tenda ditanggung bersama oleh pedagang.

"Masalah kebersihan juga akan jadi prioritas. Ke depannya akan minta dibangunkan wastafel, jadi pengunjung tidak cuci tangan di ember yang mereka sediakan," Ujarnya, Selasa (2/6).

Sebelum berjualan, akan ada nota kesepakatan yang dibuat pedagang bahwa mereka tidak boleh menjual atau menyewakan tempat usaha ke pihak lain. Termasuk untuk menjaga kebersihan area berjualan.

"Untuk iuran bulanan menggunakan sistem autodebet Bank DKI sebesar Rp 90 ribu per bulan. Tinggal saat ini penyeragaman gerobak dan meja kursi yang kita harap ada bantuan dari CSR," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11187 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6718 personNurito
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3492 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye2138 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1665 personFolmer