You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 5.814 HPR Telah Divaksinasi di Jaksel
photo Doc - Beritajakarta.id

5.814 Ekor HPR di Jaksel Sudah Divaksinasi Rabies

Selama periode Januari hingga September 2022, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan telah memvaksinasi 5.814 ekor Hewan Penular Rabies (HPR) di wilayahnya.

Dari Januari sampai September, sudah 5.814 ekor HPR yang kita vaksinasi rabies

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Hasudungan Sidabalok mengatakan, tahun ini, target vaksinasi HPR di wilayahnya ditetapkan 6.800 ekor. Dari target tersebut, vaksinasi HPR telah mencapai 5.814 ekor.

"Dari Januari sampai September, sudah 5.814 ekor HPR yang kita vaksinasi rabies,' ujarnya, Kamis (6/10).

104 Ekor HPR di Kelurahan Guntur Divaksin Rabies

Ia menyebutkan, 5.814 ekor HPR yang divaksinasi tersebar di 10 kecamatan. Rinciannya Kecamatan Cilandak (797 HPR), Mampang Prapatan (585 HPR), Jagakarsa (831 HPR), Pasar Minggu (635 HPR), Tebet (607 HPR).

Kemudian Pesanggrahan (957 HPR), Setiabudi (351 HPR), Kebayoran Baru (146 HPR), Kebayoran Lama (520 HPR) dan Pancoran (385 HPR).

Adapun 5.814 ekor HPR yang telah divaksinasi terdiri dari 545 ekor anjing, 5.175 ekor kucing, 55 ekor kera dan 39 ekor musang.

"Bila dipresentasekan, realisasinya sudah 85,5 persen dari target yang ditetapkan. Kami optimis hingga akhir tahun target akan tercapai," tandas Hasudungan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1334 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1177 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye969 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye942 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye769 personFakhrizal Fakhri
close