You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Angkot Masih Banyak Yang Ngetem Sembarangan di Jakbar
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Angkot Ngetem Marak di Jakbar

Operasi penertiban angkutan kota (angkot) yang dilakukan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta dan kepolisian rupanya tidak membuat para sopir angkot kapok. Buktinya, masih banyak sopir yang membandel dengan ngetem di sembarang tempat. Akibatnya, kemacetan tak terhindarkan.

Saat kegiatan itu, kami bukan saja hanya menilang. Tapi sebanyak 380 pemilik kendaraan kami tegur untuk tidak melakukan kesalahan lagi

Pantuan beritajakarta.com, angkot, mikrolet, metromini, kopaja dan lain sebagainya tampak ngetem menunggu penumpang di Jakarta Barat. Di antaranya di Jalan Daan Mogot, tepatnya di depan Terminal Kalideres. Imbasnya, arus lalu lintas dari arah Kalideres-Tangerang kerap mengalami kemacetan.

Jansen (38), sopir angkot jurusan Kalideres – Kotabumi yang ngetem di Jalan Daan Mogot, mengaku lebih memilih menunggu penumpang di luar terminal karena lebih mudah mengangkut penumpang dibandingkan di dalam terminal.

Parkir Sembarangan, Puluhan Kendaraan Ditindak

“Penumpangnya juga banyak menunggu di pinggir jalan dari pada di terminal. Makanya, saya dan teman-teman nunggu di sini,” ujar Jansen, Rabu (3/6).

Kasatpol PP Jakarta Barat, Kadiman Sitinjak mengatakan, pihaknya bersama petugas Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Barat dan kepolisian sudah sering melakukan penertiban.

“Bukan saja hanya angkot yang kami tertibkan. Tapi juga PKL yang ada di pedestrian kawasan tersebut. Namun, tak lama pasca penertiban mereka kembali ngetem dan PKL juga kembali berjualan. Begitu juga di titik-titik lain,” ujar Kadiman.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ipung Purnomo mengatakan, pihaknya telah berkomitmen untuk menertibkan angkot yang ngetem. Saat Operasi Patuh Jaya 2015, pihaknya sudah menilang sedikitnya 2.933 pengendara.

Ipung merinci, penahanan SIM sebanyak 1.161, STNK sebanyak 1.753, dan sisanya 19 sepeda motor ditahan. “Saat kegiatan itu, kami bukan saja hanya menilang. Tapi sebanyak 380 pemilik kendaraan kami tegur untuk tidak melakukan kesalahan lagi,” tandas Ipung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6767 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6071 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1383 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1259 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1207 personAldi Geri Lumban Tobing