You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 400 Peserta Ramaikan POR PGRI Kecamatan Cipayung
photo Nurito - Beritajakarta.id

400 Peserta Ramaikan POR PGRI Kecamatan Cipayung

Sebanyak 400 peserta dari 40 kontingen meramaikan  Pekan Olahraga (POR) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) wilayah Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, sejak 15 hingga 22 Oktober.

Dalam rangka memperingati HUT ke-77 PGRI

Ketua Panitia POR PGRI Kecamatan Cipayung, Erwin mengatakan, para peserta yang ikut kegiatan merupakan tenaga pendidik dan kependidikan mulai dari tingkat  PAUD, IGTK SD SMP SMA/SMK, MTS, serta SDI swasta dan negeri.

"Ini dalam rangka memperingati HUT ke-77 PGRI," katanya, Jumat (21/10).

Sudinsos Jaktim Kembali Berikan Bantuan Warga Terdampak Angin Kencang

Dia menjelaskan, ada dua cabang olahraga yang dipertandingkan dalam POR ini, yakni volly dan tenis meja.

"Untuk tenis meja sudah final. Sedangkan volly, finalnya Sabtu (22/10) besok di SMKN 58," jelas Erwin.

Menurutnya, para pemenang lomba tenis meja untuk kateogri putra juara pertama dari SMPN 180, kedua SMPN 272 dan ketiga atau juara bersama dari SMKN 58 dan SMPN 81.

Kemudian untuk tenis meja putri, juara pertama diraih oleh SMPN 81, kedua SMPN 272 dan juara ketiga atau bersama dari Gugus 6 dan Gugus 2.

Nantinya, jelas Erwin, yang tampil sebagai juara pertama akan  diikutkan di ajang POR PGRI tingkat kota yang dilaksanakan pada 30 Oktober di SMA MH Thamrin Cipayung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1175 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1151 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye923 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye918 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye839 personBudhi Firmansyah Surapati