You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kejati dan Pemprov DKI Tanam 1.028 Mangrove di PIK #2
photo Doc - Beritajakarta.id

Kejati DKI Tanam 1.028 Mangrove di PIK

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota melakukan aksi penanaman bersama sebanyak 1.028 bibit mangrove di Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Jangan sampai kita merusak hutan mangrove

Kepala Kejati DKI Jakarta, Reda Mantovani mengatakan, aksi penanaman bersama ini juga melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta, organisasi profesi, organisasi kepemudaan, hingga pemangku kepentingan lainnya.

“Kegiatan ini dalam rangka mengenang jasa pahlawan dan pemuda yang 94 tahun lalu menggelar kongres. Mereka menyatakan ikrar yang kita kenal sebagai sumpah pemuda," ujarnya, di kawasan PIK, Jumat (28/10).

2.000 Bibit Mangrove Ditanam di Sisi Barat Pulau Pramuka

Dikatakan Reda, sumpah pemuda memiliki makna sebagai titik awal pemuda menyatukan bangsa. Selanjutnya, yang kedua sumpah menjadi tonggak menekankan bahasa sebagai pemersatu bangsa dan ketiga menjaga keutuhan bangsa.

Kemudian, Reda menjelaskan aksi penanaman mangrove sebagai peringatan lebih memiliki manfaat dari pada sekadar upacara. Keberadaan mangrove memiliki berbagai fungsi, seperti menahan abrasi laut, menjadi pusat biota laut, menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen.

Tidak hanya melakukan penanaman mangrove, dalam kegiatan juga dilakukan pelepasan 28 burung dengan habitat hidup di mangrove. Reda berharap, penanaman dan pelepasan burung itu bisa memberikan manfaat bagi pelestarian lingkungan hidup di wilayah DKI Jakarta.

"Saya berharap kita semua bisa berperan aktif menjaga kelestariannya. Jangan sampai kita merusak hutan mangrove. Ini penting bagi kita," tegasnya.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Suzi Marsitawati mengapresiasi Kepala Kejati DKI Jakarta yang telah menginisiasi kegiatan menanam mangrove bersama. Pihaknya, sambung Suzi, juga sudah mencanangkan lokasi penanaman yang termasuk dalam Hutan Muara Angke Kapuk sebagai kawasan strategis hijau sejak 2009 lalu.

"Pemprov akan tetap berkomitmen mempertahankan kawasan Mangrove yang tersisa untuk menjaga keseimbangan Kota Jakarta. Apalagi Mangrove ini dapat mencegah abrasi hingga menyerap karbon,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2897 personAnita Karyati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1729 personNurito
  3. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1724 personAnita Karyati
  4. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1690 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1675 personNurito