You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Satpol PP Intensifkan Razia PKL dan Warung Makan Terbuka
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Ramadan, Satpol PP Intensifkan Penertiban PKL

Memasuki bulan Ramadan, Satpol PP Jakarta Utara makin mengintensifkan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yag kerap menjajakan menu berbuka puasa di tempat fasilitas umum dan mengganggu ketertiban.

Kami juga akan melakukan penertiban terhadap pedagang makanan yang menjual takjil ataupun makanan untuk berbuka namun menggunakan jalan ataupun sampai menutup akses jalan

"Kami juga akan melakukan penertiban terhadap pedagang makanan yang menjual takjil ataupun makanan untuk berbuka namun menggunakan jalan ataupun sampai menutup akses jalan," ujar Iyan Sofian Hadi, Kepala Satpol PP Jakarta Utara, Minggu (21/6).

Januari-Juni, 713 PMKS Terjaring di Jakpus

Dikatakan Iyan, Sebanyak 780 personnel akan dikerahkan untuk mengintensifkan penanganan terhadap berbagai ‎potensi persoalan yang kerap muncul.

"Dalam waktu dekat kami akan melakukan razia PKL, terutama mereka yang berada di fasilitas umum dan menganggu masyarakat," kata Iyan.

Sebelum melakukan penertiban, sambung Iyan, pihaknya lebih dulu mengutamakan upaya-upaya persuasif. "Kami ambil langkah sosialisasi‎ agar tidak perlu terjadi kericuhan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6913 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5682 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3623 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2134 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati