You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
88 Pegawai di Kecamatan Pasar Minggu Divaksinasi
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

78 Pegawai Kecamatan Pasar Minggu Dapatkan Vaksinasi Booster ke-2

Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menggelar vaksinasi booster ke-2 yang diperuntukkan bagi para pegawai seperti PNS, ASN dan PJLP di aula kantor kecamatan setempat, Kamis (2/2). Hasilnya, 78 peserta berhasil divaksin booster ke-2 dan 10 peserta divaksin booster pertama.

Saya mendukung kegiatan vaksinasi booster ke-2 ini

Camat Pasar Minggu, Arief Wibowo mengatakan, layanan vaksinasi booster tersebut digelar menggandeng tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu.

“Layanan ini sebagai upaya mendukung dan menyukseskan program vaksinasi COVID-19,” ujar Arief Wibowo.

916 Warga Tervaksin dalam Vaksinasi Booster ke-2 di Kantor Wali Kota Jaksel

Dikatakan Arief, untuk layanan vaksinasi booster hari ini, para peserta mendapatkan vaksin jenis Pfizer.

Sutanto (47), PJLP Satpel Bina Marga Kecamatan Pasar Minggu menuturkan, ia bersama rekan-rekannya merasa perlu mendapatkan vaksin booster ke-2 karena pekerjaannya sehari-hari banyak bertemu orang.

“Saya mendukung kegiatan vaksinasi booster ke-2 ini. Karena selain memudahkan kami mendapatkan layanan vaksin juga membuat daya tahan tubuh semakin bertambah,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29478 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11626 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6988 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3950 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1739 personAldi Geri Lumban Tobing