You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Personel Gabungan Pangkas Pohon di Lokasi Bekas Kebakaran Kayu Putih
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pohon di Lokasi Bekas Kebakaran Kayu Putih Dipangkas

Pohon Angsana  berdiameter 80 sentimeter dan tinggi sekitar 10 meter yang terdampak kebakaran di Jalan Bangunan Barat, Gang Jahe, RT 09/08, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (3/2), dipangkas personel gabungan Satgas Pertamanan dan Hutan Kota serta PPSU setempat.

Kita kerahkan 13 personel gabungan PPSU dan Satgas Pertamanan

Lurah Kayu Putih, Sugihastuti mengatakan, pemangkasan pohon ini dilakukan tindak lanjut dari usulan warga karena kondisi pohon sudah gosong akibat terbakar dan jika dibiarkan membuat lingkungan terkesan kumuh karena pohon sudah tidak terlihat hijau lagi.

"Kita kerahkan 13 personel gabungan PPSU dan Satgas Pertamanan untuk melakukan pemangkasan pohon tersebut. Ini tindak lanjut dari usulan warga," ujar Tuti.

Lokasi Kebakaran Kayu Putih Dibersihkan

Anggota LMK RW 08 Kelurahan Kayu Putih, Martono, mengapresiasi pihak kelurahan yang merespon permohonan warga untuk memangkas pohon itu.  

"Sebenarnya warga ingin agar dilakukan tebang keseluruhan. Namun, tidak bisa karena harus ada izin Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur," ujar Martono.

Dia berharap, nantinya pohon ini dapat ditebang secara keseluruhan, karena khawatir akan tumbang lantaran kondisinya sudah miring.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6151 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati