You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PPSU Bikin Taman di Depan Pagar Panti PSBI
photo Nurito - Beritajakarta.id

PPSU Ceger Bikin Taman di Depan Panti PSBI

Sebanyak 10 anggota PPSU kelurahan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, membuat taman di Jalan Bina Marga, tepatnya di depan pagar Panti Sosial Bina Insan (PSBI). Pekerjaan dilakukan, Jumat (3/2) kemarin dan ditargetkan selesai dalam waktu dua pekan.

"Ini untuk memperindah lingkungan. 

Kepala Seksie Perekonomian dan Pembangunan (Kasie Ekbang) Kelurahan Ceger, Nurhasanah mengatakan, pekerjaan diawali dengan merapikan lahan dan membuat pola taman. Nantinya, lahan sepanjang kurang lebih 100 meter ini akan ditanami berbagai tanaman hias.

Menurut Nurhasanah, untuk lahan dan material disiapkan pihak panti. Sedangkan tanamannya akan disiapkan Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur.

Kelurahan Ceger Terus Hijaukan Lahan Kosong di RW 01

"Ini untuk memperindah lingkungan. Kami bersinergi dengan lintas sektor. Saat ini lahan sedang dirapikan dan dibuatkan pola," kata Nurhasanah, Sabtu (4/2).

Untuk memudahkan penataan, ungkap Nurhasanah, lahan yang akan ditanami tanaman ini dipasangi batu hebel, kemudian tanahnya digemburkan.

Selain membuat taman, rencananya pohon besar yang ada di sekitar lokasi juga akan dipasangi lampu hias agar malam hari suasananya lebih menarik.

"Targetnya dalam waktu dua pekan, pembuatan taman ini rampung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12886 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1527 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1522 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1464 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1142 personBudhi Firmansyah Surapati