You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Antusias warga serbu pangan murah di Kalibaru
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pangan Murah di Kantor Kelurahan Kalibaru Diserbu Warga

Ratusan warga antusias memborong produk Pangan Murah yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Ada selisih harga lebih murah dari harga pasar biasa

Kordinator Pangan Murah, Erik mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi warga membeli kebutuhan pangan dengan harga murah dan berkualitas.

"Ada selisih harga lebih murah dari harga pasar biasa di Pangan Murah ini," ujarnya, Senin (13/2).

Pangan Murah di RPTRA Angke Interaktif Disambut Antusias Warga

Ia menyebutkan, ada beberapa produk pangan yang dijual dengan harga lebih murah dalam kegiatan ini. Antara lain satu minyak goreng dijual seharga Rp 17 ribu, lima kilogram beras Rp 61 ribu, 600 mililiter kecap Rp 21.500 dan satu liter sabun cuci piring Rp 12.500.

Erik melanjutkan, dalam Pangan Murah ini juga disediakan paket Rp 50 ribu berisi 2,5 kilogram berad, 250 gram gula, satu kotak teh, 60 mililiter kecap dan satu buah wilco bag.

"Kami sediakan paket untuk warga supaya lebih hemat dan mudah belanjanya," katanya.

Ningrum (51), Ketua RT 16/03, Kalibaru berharap, Pangan Murah ini harus sering diadakan karena harga yang dijual lebih murah dari pasar.

"Apalagi menjelang Ramadan, ini sangat membantu warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5074 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1818 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1760 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1567 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1531 personAnita Karyati