You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Musrenbang Kecamatan Gropet Terintegrasi Kelurahan Bahas 301 Usulan Warga
photo Folmer - Beritajakarta.id

Musrenbang Kecamatan Gropet Terintegrasi Kelurahan Bahas 301 Usulan

Sebanyak 301 usulan dibahas dalam pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Grogol Petamburan terintegrasi kelurahan 2023, Senin (13/2). Usulan yang dibahas ini merupakan hasil rembuk 75 RW.

Terdiri dari 256 usulan fisik, 25 non fisik dan 20 barang

Musrenbang ini dibuka Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko dan dihadiri empat anggota DPRD DKI Jakarta, yakni Syarifudin, Nasrullah, Abdul Azis dan Yudha Permana.

Yani mengatakan, pelaksanaan Musrenbang tahun ini digelar terintegrasi dengan tingkat kelurahan agar lebih efisien dan hemat waktu.

Musrenbang Kecamatan dan Kelurahan di Jakut Dimulai Pekan Depan

"Pelaksanaan Musrenbang kecamatan terintegrasi kelurahan, untuk efesiensi dan efektif dari sisi waktu maupun kualitas usulan," kata Yani.

Ia berharap, pelaksanaan Musrenbang kecamatan terintergrasi kelurahan ini bisa menghasilkan usulan prioritas. Sehingga dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi di wilayah.  

"Diharapkan, sejumlah permasalahan dapat diselesaikan. Di antaranya genangan atau banjir, kemacetan, stunting, sanitasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat dan sebagainya," paparnya.  

Plt Camat Grogol Petamburan (Gropet), Joko Mulyono menjelaskan, ratusan usulan yang dibahas dalam Musrenbang kecamatan ini terdiri dari 256 usulan fisik, 25 non fisik dan 20 barang

Ia memaparkan, permasalahan wilayah yang telah dilakukan upaya dan diusulkan dalam Musrenbang Kecamatan Gropet terintegrasi kelurahan tahun ini, antara lain penanganan lima genangan dan banjir yakni sepanjang Jalan Jelambar Baru Raya atau Borobudur.

Kemudian, penanganan genangan di Jalan Prof Latumenten RW 09 dan 10, Jalan Latumenten 1 RW 05, Jalan Kusuma Raya dan jalan sepanjang aliran Kali Grogol akibat pintu air keropos.

"Kami mengajukan usulan penanganan genangan atau banjir di lima lokasi dalam Musrenbang kecamatan terintegrasi kelurahan yakni pembangunan saluran baru, penghubung dan crossing, penambahan pompa portable, peninggian jalan, perbaikan pintu air," beber Joko.  

Menurut Joko, pihaknya juga mengajukan usulan pembangunan flyover atau underpass untuk mengatasi kemacetan di Jalan Satria Raya, Kelurahan Jelambar disebabkan jadwal KRL yang padat.

"Kemacetan arus lalu lintas di Jalan Satria Raya kerap terjadi khususnya pada pagi dan sore hari," paparnya.  

Ia menambahkan, pihaknya juga mengusulkan pendirian posko gabungan tiga pilar dan P3S Sudin Sosial untuk mengatasi keberadaan PPKS di sepanjang Jalan Pangeran Tubagus Angke, Kelurahan Wijaya Kusuma.

Sementara anggota DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana, mengapresiasi terobosan dari Pemprov DKI Jakarta dalam pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan yang terintegrasi kelurahan tahun ini.

"Musrenbang sebagai bentuk kolaborasi antara warga, eksekutif dan legislatif. Kami konsisten mengawal Musrenbang agar usulan warga dapat terealisasi," paparnya.

Ia menambahkan, hasil Musrenbang 2023  yang akan direalisasikan pada tahun 2024 diharapkan menyerap banyak usulan warga.

"Mudah-mudahan Musrenbang terintegrasi 2023 berjalan lancar dan bermanfaat bagi warga," tandasnya.

 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye5953 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3672 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2885 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye2803 personNurito
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1440 personFolmer