You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Karet Tengsin Budidaya Pepaya California
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Mengintip Perkebunan Pepaya California di Karet Tengsin

Mungkin banyak orang tak menyangka, di balik megahnya gedung tinggi pencakar langit di Jakarta Pusat masih terdapat perkebunan pepaya yang tumbuh subur.

Awalnya lahan tidur, lalu kami izin ke pemilik tanah

Pemandangan tak biasa ini bisa dilihat di

RT 08/06, Karet Tengsin, Tanah Abang. Di atas lahan seluas sekitar 600 meter persegi, warga berhasil membudidayakan pepaya california sejak dua tahun lalu.

Lahan Kosong di Senayan Disulap Jadi Taman Hatinya PKK

Koordinator Duta Petani Milenial Wilayah DKI Jakarta sekaligus Ketua Kelompok Tani (Poktan) Taruna Jaya, Ali Fadli mengatakan, di lahan milik pengembang ini sudah ditanam 100 pohon pepaya california.

"Awalnya lahan tidur, lalu kami izin ke pemilik tanah dan alhamdulillah diizinkan. Kami coba tanami bibit pohon pepaya california hasil bantuan dari Kementerian Pertanian," katanya, Jumat (17/2).

Ali mengungkapkan, saat ini para anggota Poktan Taruna Jaya telah menjadi binaan Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat. 

Di bawah naungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini, 14 anggotanya dibekali pengetahuan cara budi daya pepaya yang baik dan benar. Termasuk diberikan pengetahuan cara membasmi hama pada tanaman tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.

"Hasilnya kami mampu panen 60-70 kilogram pepaya california per minggu dengan omzet Rp 600 ribu. Kita jual pepaya seharga Rp 10 ribu," terangnya.

Dari keuntungan yang cukup besar tersebut, para anggota Poktan Taruna Jaya semakin bersemangat mengembangkan bibit pepaya california. Nantinya bibit pepaya jenis ini kembali akan ditanam seluas 400 meter persegi di lahan yang sama.

"Masih ada sisa lahan, jadi kita akan tanami lagi. Hasil panennya sangat memuaskan dan membantu perekonomian kita," ucap Ali.

Ketua RW 06, Karet Tengsin, Zulharman Djusman mengaku senang dan mendukung aktivitas budi daya pepaya yang ditekuni warga.

"Senang sekali. Apalagi mereka sering memberikan pepaya gratis kepada warga kurang mampu untuk pemenuhan gizi balita," tuturnya.

Zulharman berharap, keberadaan Poktan Taruna Jaya dapat terus memberikan dampak positif dan memajukan tingkat perekonomian warga di wilayahnya.

"Semoga mereka dapat terus menginspirasi warga lainnya untuk menekuni urban farming di tengah keterbatasan lahan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8677 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2583 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1443 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1274 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1207 personFakhrizal Fakhri