You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembuatan Tali Air di Jalan Dharma Griya Raya
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Tangani Genangan, Petugas Buat Tali Air di Jl Dharma Griya Raya

Sebanyak 12 personel Sudin Bina Marga Jakarta Barat dibantu PPSU membuat tali air di Jalan Dharma Raya Griya, Blok G, Kompleks Perumahan Taman Semanan Indah, RW 12, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres.

Makanya agar air cepat surut kita buat tali air

Lurah Semanan,  Bayu Fadayen Gantha mengatakan, pembuatan tali air untuk mengantisipasi genangan yang kerap terjadi di lokasi.

“Saat hujan deras dengan durasi yang cukup lama, wilayah itu kerap tergenang. Makanya agar air cepat surut kita buat tali air,” ujar Bayu, Senin (27/2).

Tangani Genangan, Petugas Bersihkan Tali Air di Jalan Kamal Raya

Dikatakan Bayu, pihaknya membuat enam tali air dengan lebar masing-masing mencapai 30 sentimeter dan mengalir langsung ke Kali Semanan.

“Setelah dibuat tali air, diharapkan ruas Jalan Dharma Raya Griya terbebas dari genangan saat hujan deras,” katanya.

Toni Roland (52), warga Perumahan Tamanan Semanan Indah mengapresiasi penanganan genangan yang dilakukan pihak kelurahan. Ia berharap, keberadaan enam tali air itu mampu mempercepat air mengalir ke Kali Semanan sehingga ruas jalan tidak tergenang.

“Saya mengapresiasi pembuatan tali air ini. Semoga ini bisa membantu upaya penanganan genangan di sini,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6253 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2693 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2261 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1897 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1777 personNurito