You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Makanan Berbahaya Ditemukan di Ramadan Fair
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Makanan Berbahaya Ditemukan di Ramadan Fair

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta menemukan sejumlah makanan yang mengandung zat berbahaya di ajang Ramadan Fair Jakarta Utara dan Pasar Rakyat Pademangan. Pedagang makanan yang ketahuan langsung dilarang berjualan di dua kegiatan tersebut.

Sementara di Pasar Rakyat Pademangan, dari 17 sampel, hanya satu yang mengandung zat berbahaya, yakni kerupuk ikan yang mengandung boraks

Kepala BPOM DKI, Dewi Prawitasari dari 34 sampel makanan yang diambil dari beberapa pedagang di Ramadan Fair, pihaknya menemukan asinan yang mengandung zat berbahaya berupa formalin, rhodamin B dan boraks serta kerupuk gendar yang mengandung boraks.

"Sementara di Pasar Rakyat Pademangan, dari 17 sampel, hanya satu yang mengandung zat berbahaya, yakni kerupuk ikan yang mengandung boraks," kata Dewi, Selasa (30/6).

PKL di Jakarta Harus Punya Sertifikat BPOM

Para pedagang yang ketahuan menjual makanan tersebut langsung diamankan panitia serta dilarang berjualan. Pasalnya sebelum mereka berjualan telah lebih dulu membuat surat pernyataan yang isinya bersedia tidak berjualan kembali apabila ketahuan menjual makanan berbahaya.

Menurut Dewi, untuk mengidentifikasi makanan menggunakan zat berbahaya atau tidak, pihaknya menggunakan metode rapid test kit. Saat ini, makanan-makanan tersebut sudah diamankan oleh petugas BPOM DKI.

Secara terpisah, Wakil Camat Pademangan, Abdul Chalik menambahkan, pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap pedagang yang menjual makanan berbahaya. "Kita kasih arahan, kalau mau cari keuntungan bukan dengan cara seperti ini. Pemeriksaan makanan seperti ini harus rutin dilaksanakan, bukan pada momen-momen tertentu seperti ini," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6793 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6171 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1403 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1306 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1242 personAldi Geri Lumban Tobing