You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Warga Serbu Operasi Beras di Pasar Kebayoran Lama
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Operasi Pasar Beras Murah Diserbu Warga

Operasi pasar beras murah di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (2/7) diserbu pembeli. Bahkan warga sudah antre sejak pagi untuk mendapatkan beras dengan harga murah dan berkualitas baik itu.

Seluruhnya menggunakan e-money dari Bank DKI, BRI, dan BCA. Ini sekaligus pembelajaran ke masyarakat penggunaan e-money

Operasi pasar beras murah tersebut dibuka sekitar pukul 11.00 WIB. Ada sebanyak 3 ton beras disediakan penyelenggara. Untuk ukuran 5 kilogram dijual seharga Rp 50 ribu, ukuran 10 kilogram dijual Rp 93 ribu, dan ukuran 25 kilogram dijual seharga Rp 233 ribu.

"Seluruhnya menggunakan e-money dari Bank DKI, BRI, dan BCA. Ini sekaligus pembelajaran ke masyarakat penggunaan e-money," ujar Sari Damea, Kepala Unit Pasar Besar Kebayoran Lama.

Ahok Minta Operasi Pasar Pakai Transaksi Non Tunai

Nurhayati (35) warga RT 05/01 Grogol Selatan mengaku senang dengana danya pasar murah ini. Namun dirinya sempat bingung ketika mau membayar karena harus menukarkan uangnya dengan kartu dari salah satu bank. "Ya, awalnya bingung, tapi kartunya gratis. Tinggal tukar uang saja lalu saldonya masuk ke kartu," katanya.

Hingga ditutup pukul 13.00 WIB, pemasukan hasil penjualan beras dalam operasi beras di Pasar Kebayoran Lama ini mencapai Rp 8 juta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7962 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6781 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1767 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1537 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1456 personFakhrizal Fakhri