You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Himbauan Pemkot Jakpus Untuk Warganya Yang Mudik
photo Doc - Beritajakarta.id

Ini Imbauan Pemkot Jakpus Bagi Warga Sebelum Mudik

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat memberikan sejumlah imbauan penting yang harus dijalankan warga sebelum mudik ke kampung halaman saat libur cuti bersama Lebaran tahun ini.

Colokan listrik harus dipastikan sudah dicabut

"Kami imbau warga agar menitipkan rumah dan kendaraan ke tetangga sebelum mudik serta lapor Ketua RT dan RW setempat," kata Dhany Sukma, Wali Kota Jakarta Pusat, Kamis (13/4).

Menurut Dhany, dengan menitipkan rumah serta kendaraan ke tetangga yang tidak mudik dapat membangun keguyupan dalam sebuah komunitas. Warga yang hendak mudik juga dipersilahkan menitipkan kendaraannya ke kantor-kantor kelurahan dan kecamatan.

Libur Lebaran, Penumpang Angkutan Umum Merosot

"Kalau di lingkungan tidak ada tempat, silahkan dititipkan ke kantor kelurahan maupun kecamatan," ucapnya.

Dhany juga mengimbau warga yang akan mudik agar memperhatikan instalasi listrik di rumah. Hal ini dinilai penting dilakukan untuk mencegah kebakaran akibat korsleting listrik saat rumah ditinggalkan kosong.

"Colokan listrik harus dipastikan sudah dicabut. Pastikan juga kompos gas dalam keadaan mati. Periksa ulang sebelum berangkat mudik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6857 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6332 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1442 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1418 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1340 personAldi Geri Lumban Tobing