You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
100 Warga Ikuti Program Hapus Tato di Jaksel
....
photo Nurito - Beritajakarta.id

Program Hapus Tato di Jaksel Sasar 100 Warga

Sebanyak 100 warga ditargetkan mengikuti program penghapusan tato di Masjid Darul Jannah, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (1/4). Kegiatan ini digagas Baznas Bazis Jakarta Selatan.

Program hapus tato ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan,

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Edi Sumantri saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, program hapus tato sangat positif dan memberikan manfaat besar mereka yang memiliki niat membersihkan diri.

"Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih dengan adanya kegiatan hapus tato ini. Mudah-mudahan ini bisa menjadi solusi bagi warga Jakarta yang ingin menghapus tato dan membersihkan diri," ujar Edi.

ASN Pemkot Jaksel Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an

Wakil Ketua Bidang 2 Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas (BAZIS)  DKI Jakarta, Saad Suharto Amjad menjelaskan, program  hapus tato ini sudah menjadi agenda rutin tahunan di wilayah DKI. Kali ini merupakan kegiatan tahun ketiga.

Saat pelaksanaan pertama pada 2021 lalu, kegiatan ini diikuti 550 warga . Kedua, 2022  diikuti 756 warga dan pada tahun ini ditargetkan 1.500 warga di Jakarta ikut program ini.

"Khusus di Masjid Darul Jannah ini targetnya ada 100 orang hari ini. Program hapus tato ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan, artinya setelah bulan Ramadan tetap akan dilaksanakan," ujar Saad

Sementara, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Selatan, Yasdar menambahkan, sebenarnya jumlah pendaftar melalui online ini lebih dari 100 orang. Namun karena keterbatasan waktu dan tempat maka dibatasi hanya 100 orang.

Menurutnya, peserta dibatasi karena waktu layanan hapus tato untuk satu orang bisa sampai  30 hingga 60 menit. Kegiatan ini ke depan menjadi agenda rutin bulanan di lembaga yang dipimpinnya.  

"Kita akan jadikan agenda rutin setiap bulan. Karena kita sudah memiliki alat sendiri dan ada tim khusus yang menangani hapus tato di Baznas Bazis Jakarta Selatan," ujar Yasdar.

Menurutnya, dalam kegiatan hapus tato ini pihaknya kolaborasi dengan relawan IMZ. Mereka mengawal dan memandu tim dari Baznas Bazis Jakarta Selatan saat sedang melakukan hapus tato tersebut.

Rizal (29), salah seorang peserta program ini mengaku, ikut penghapusan tato di lengannya karena merasa risih dan malu kepada anak serta keluarga.

"Sebenarnya dari tahun lalu pengin hapus tato karena malu dengan keluarga dan tetangga. Kesan di masyarakat kan masih kurang baik. Makanya begitu ada informasi program hapus tato saya langsung daftar," pungkas Rizal.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan Selama Libur Lebaran

    access_time28-03-2025 remove_red_eye718 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Monas Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

    access_time30-03-2025 remove_red_eye670 personDessy Suciati
  3. Andilan Potong Kebo Tradisi Lebaran Ala Betawi

    access_time29-03-2025 remove_red_eye628 personFolmer
  4. Hari Lebaran, 26.581 Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Pasar Senen

    access_time31-03-2025 remove_red_eye591 personDessy Suciati
  5. Posko Kesehatan Dinkes DKI Siap Layani Pemudik

    access_time29-03-2025 remove_red_eye558 personDessy Suciati

Hitung Mundur 22 Juni 2027

00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik