You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
beras raskin
photo Doc - Beritajakarta.id

3.200 KK di Kebon Bawang Dapat Raskin Gratis

Sebanyak 3.200 kepala keluarga (KK) kategori miskin di RW 09, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, gembira karena mendapatkan beras miskin (raskin) secara gratis. Padahal, beras subsidi tersebut seharusnya dibayar warga Rp 1.600 per kilogram.

Raskin yang seharusnya mereka beli, dibayarin oleh ketua RW, Pak Yunus

Lurah Kebon Bawang, Muzakir mengatakan, warga RW 09 memang tidak mengeluarkan uang saat mengambil raskin. Itu karena pembayarannya telah ditanggung ketua RW setempat. Sedangkan untuk warga RW lain, warga tetap harus membayar sesuai harga yang telah ditetapkan.

"Raskin untuk setiap KK itu tidak dibagikan gratis, harus bayar. Namun warga RW 09 memang tidak mengeluarkan uang saat mengambil raskin itu ke kantor kelurahan. Raskin yang seharusnya mereka beli, dibayarin oleh ketua RW, Pak Yunus," jelas Muzakir, Jumat (3/7).

Penerima Raskin di Jakbar Capai 47.628 RTS

Ia pun turut mengapresiasi kepedulian pengurus RW di wilayahnya. Sebab, warga jadi terbantu dengan aksi sosial tersebut.

Sementara itu, Ketua RW 09, Kelurahan Kebon Bawang, M Yunus mengatakan, ia merasa terpanggil untuk membantu warga. Karena itu, ia pun berinisiatif membantu warga membayarkan raskin yang harusnya mereka beli.

"Ini bentuk kepedulian saya dengan warga penerima raskin. Karena warga juga banyak keperluan, menjelang Lebaran," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3241 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2078 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye766 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye758 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye709 personDessy Suciati