You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
bmkg ilustrasi
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

BMKG Prediksi Puncak Kemarau Terjadi Agustus

Cuaca panas menyengat belakangan ini tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat. Bahkan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau akan berlangsung hingga bulan September mendatang. Sedangkan puncak kemarau diperkirakan terjadi Agustus.

Saat ini curah hujan dalam sebulan kurang dari 50 milimeter dan diprediksi bisa sampai september mendatang

"Saat ini curah hujan dalam sebulan kurang dari 50 milimeter dan diprediksi bisa sampai September mendatang," ujar Mulyono Prabowo, Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Selasa (7/7).

Kemarau, Sejumlah Taman di Jaktim Mulai Rusak

Dia mengatakan, prediksi puncak musim kemarau akan terjadi agustus mendatang dengan tidak turun hujan sama sekali. Kemarau tahun ini lebih rendah daripada tahun sebelumya dimana curah hujan masih di atas 50 hingga 100 milimeter dalam satu bulan periode yang sama.

"Paling rawan di daerah Jakarta Selatan hingga Bogor. Sedangkan di Jakarta Utara dan Jakarta Barat potensi hujannya ada meskipun tidak sampai 50 milimeter," katanya.

Sementara musim hujan diprediksi mulai terjadi Oktober dan November. Sedangkan hujan mulai merata pada Desember mendatang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2027 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1063 personTiyo Surya Sakti
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye894 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye812 personAldi Geri Lumban Tobing