You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin SDA Buatkan Lubang Biopori di Pulau Harapan
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

34 Titik Lubang Biopori Dibangun di Pulau Harapan

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu tengah membangun 34 titik lubang biopori di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara.

Tahun ini kita akan membuat 34 titik lubang biopori di area rawan genangan

Kepala Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Hendri mengatakan, lubang biopori sangat penting untuk menjaga kelestarian air tanah dan mencegah genangan saat hujan.

"Tahun ini kita akan membuat 34 titik lubang biopori di area rawan genangan di Pulau Harapan," katanya, Selasa (30/5).

Tiga Lokasi di Jakpus Ini akan Dibangun Bioswale

Ia menjelaskan, pengerjaan pembangunan lubang biopori telah dimulai sejak Senin (15/5). Hingga kini terhitung sudah 28 titik lubang biopori yang dibangun di RT 04 dan 06, RW 01 Pulau Pari.

Masing-masing lubang biopori dibangun dengan kedalaman 35 sentimeter memakai pipa ukuran empat inci.

"Kami mengerahkan empat personel dengan harapan bisa rampung akhir bulan ini," ucapnya.

Ketua RW 01, Pulau Harapan, Shobri merasa senang personel Satgas SDA membangun lubang biopori di wilayahnya. Kehadiran lubang biopori diyakini mampu mengurangi genangan di kawasan sekitar.

"Pembuatan biopori ini merupakan usulan warga melalui musrenbang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5664 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5576 personNurito
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye2042 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2011 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1779 personAnita Karyati