You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Progres Perbaikan Turap Ambrol di Kali Baru
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Perbaikan Turap Kali Baru di Kramat Jati Capai 75 Persen

Perbaikan turap Kali Baru yang longsor di Jalan Raya Bogor RT 01/04 Kelurahan Kramat Jati,  saat ini progresnya sudah mencapai 75 persen. Diharapkan pekerjaan bisa selesai pekan depan.

Mudah-mudahan pekan depan sudah rampung,

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur,  Wawan Kurniawan mengatakan,  turap sepanjang 7,5 meter ini longsor tergerus air pada awal Mei lalu dan perbaikan dilakukan sejak Selasa,  23 Mei.

"Setiap hari kami kerahkan delapan hingga 10 personel. Secara keseluruhan perbaikan  sudah mencapai 75 persen," katanya, Senin (5/6).

Perbaikan Turap Longsor di Kali Baru Kramat Jati Rampung Juni

Kepala Seksi Pemeliharaan SDA Jakarta Timur, Puryanto menjelaskan, pekerjaan perbaikan turap menggunakan material batu kali diperkuat sloop setinggi 1,5 meter. Turap yang dibangun memiliki ketebalan antar 40 - 50 sentimeter. 

Secara teknis, ungkap Puryanto, perbaikan dilakukan dengan membangun tiga ruas turap dan dua sloop. Saat ini, pengerjaan sudah merampungkan pondasi dan sebagian besar dinding turap. 

"Dilanjutkan nanti pengerjaan bagian tanggul dan pengalusan. Mudah-mudahan pekan depan sudah rampung," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4576 personNurito
  2. Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1545 personFakhrizal Fakhri
  3. Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Demi Upaya Pelestarian Lingkungan

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1451 personFakhrizal Fakhri
  4. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1368 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Serukan Perdamaian dan Keharmonisan

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1125 personAldi Geri Lumban Tobing