You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Puasa Nekad Berjualan, 3 Toko Penjual Miras Digrebek Petugas Gabungan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Razia Toko, Petugas Sita 183 Botol Miras

Aparat Kecamatan Makasar, Jakarta Timur menggelar razia minuman keras di tiga toko di wilayah Kelurahan Kebon Pala Rabu (8/7) hingga Kamis (9/7) dini hari. Dalam razia tersebut, petugas berhasil menyita sebanyak 183 botol minuman keras (miras) berbagai merek.

Kami akan terus merazia seluruh toko penjual miras hingga H-1 Lebaran Idul Fitri

Camat Makasar, Ari Sonjaya mengatakan, aktivitas penjualan miras ini sudah berlangsung selama 3-6 bulan. Bahkan satu penjual miras, sebenarnya sudah diberikan peringatan dan pernah digerebek tiga kali oleh Polsek Makasar. Namun pemiliknya masih saja nekat menjual miras.

11.321 Botol Miras Dimusnahkan di Silang Monas

Dari razia ini, petugas menyita sebanyak 183 botol miras, 1 jerigen miras oplosan, 1 peti berisi 18 botol Chivas Regal. "Kami akan terus merazia seluruh toko penjual miras hingga H-1 Lebaran Idul Fitri," ujar Ari Sonjaya.

Dikatakan, seluruh miras yang diamankan tersebut langsung diserahkan ke kantor walikota administrasi Jakarta Timur untuk dimusnahkan bersama hasil operasi di wilayah lain.

Sedangkan ketiga penjual miras diwajibkan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Jika masih membandel maka kasusnya akan diserahkan ke pihak kepolisian.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye2391 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1761 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1128 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1117 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye988 personFakhrizal Fakhri