You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
5 Ribu Bibit Ikan Ditebar di Kolam Taman Ayodya
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

5 Ribu Bibit Ikan Ditebar di Kolam Taman Ayodya

Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Selatan berencana kembali menebarkan ribuan bibit ikan ke kolam Taman Ayodya. Pasalnya, ribuan bibit ikan yang ditebar beberapa waktu lalu mati akibat rusaknya sistem pompa di taman tersebut.

Nanti kalau pompanya sudah diperbaiki dan normal, akan kita lepas 5 hingga 10 ribu ekor bibit ikan

Kepala Seksi Perikanan Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Wulan menjelaskan, jenis ikan yang akan ditebar adalah nila. Karena selain cukup tahan dengan kondisi kolam, ikan ini memiliki warna cerah.

"Sudah dikuras oleh pihak pertamanan. Nanti kalau pompanya sudah diperbaiki dan normal, akan kita lepas 5 hingga 10 ribu ekor bibit ikan," ujar Wulan, Jumat (10/7).

Pemkot Jaksel Bagikan 182.050 Ekor Bibit Ikan

Sebelum kasus kematian ribuan ikan di kolam Taman Ayodya, sebenarnya pihak Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan secara rutin melakukan pemeriksaan air. "Bulan lalu kita cek kualitas air masih bagus. Hanya saja karena sudah besar ikannya menjadi padat dan harus pakai pompa kalau kondisinya sudah begitu," terangnya.

Wulan menuturkan, berdasarkan analisa, seharusnya kolam yang sudah memiliki kepadatan ikan cukup tinggi harus diremajakan. Karena umumnya dalam waktu tiga bulan ikan sudah tumbuh besar. Apalagi banyak pengunjung taman yang memberikan makan ikan-ikan tersebut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1173 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati