You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tidak Layak Jalan Lima Bus AKAP Tidak Boleh Beroperasi
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

5 Bus Dilarang Angkut Penumpang di Terminal Kalideres

Lantaran kelengkapan surat kendaraan yang mati dan bodi tak laik jalan, sebanyak lima bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, dilarang mengangkut pemudik.  

Kelima bus tersebut tidak kami perbolehkan beroperasi mengangkut penumpang mudik lebaran

Kepala Terminal Bus AKAP Kalideres, Djoko Sukarno mengatakan,  saat dilakukan pemeriksaan, KIR kendaraan tersebut sudah mati dan bodi mobil keropos.

"Kelima bus tersebut tidak kami perbolehkan beroperasi mengangkut penumpang mudik lebaran,” ujar Djoko, Sabtu (11/7).

9 Bus AKAP di Tanjung Priok Tak Laik Jalan

Pemeriksaan armada bus, lanjut Djoko, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan, baik penumpang maupun awak bus. Sebanyak 120 bus disiapkan untuk mengangkut penumpang mudik.

Dikatakan Djoko, memasuki H-7 Lebaran, sebanyak 2.845 penumpang telah diberangkatkan ke berbagai kota dengan 350 bus. Sementara, tahun 2014 dalam periode yang sama, sebanyak 3.374 penumpang diangkut menggunakan 390 bus.

“Artinya dibanding tahun lalu dalam kurun waktu yang sama mengalami penurunan. Dan, penyebabnya penumpang banyak yang sudah beralih ke pesawat, KA, pakai mobil pribadi, motor dan ikut program mudik gratis,” tandas Djoko.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6163 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5605 personNurito
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2045 personFakhrizal Fakhri
  4. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1814 personAnita Karyati
  5. Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1624 personFakhrizal Fakhri