You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin Sosial Jakpus Telah Menjangkau 1.194 PPKS
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Sudinsos Jakpus Jangkau 1.194 PPKS

Selama periode Januari hingga 25 Juli 2023, Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Pusat sedikitnya telah menjangkau 1.194 Pemerlu

Penjangkauan juga didasari banyaknya laporan warga

Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di delapan kecamatan di wilayahnya.

Kepala Sudinsos Jakarta Pusat, Abdul Salam mengatakan, penjangkauan PPKS dilakukan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Lima PPKS Dijangkau dari Jalan Kebon Melati

"Penjangkauan juga didasari banyaknya laporan warga yang mengeluhkan maraknya PKKS," ujarnya, Rabu (26/7).

Abdul merinci, dari 1.194 PPKS, 74 orang di antaranya dijangkau pada Januari, 315 orang pada Februari, 99 orang pada Maret, 142 orang pada April, 202 orang pada Mei, 114 orang pada Juni dan 248 orang pada 25 Juli.

"1.194 PPKS yang dijangkau terdiri dari 621 gelandangan, 270 pengamen dan 303 orang sisanya pengemis dan manusia gerobak," terangnya.

Ia menjelaskan, ribuan PPKS tersebut telah dibawa ke panti sosial milik Dinas Sosial DKI Jakarta. Di panti sosial tersebut, para PPKS diberikan pelatihan dan pembinaan supaya tidak kembali ke jalanan.

“Kita latih berbagai macam keterampilan agar mereka bisa mandiri," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye12406 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11292 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6757 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3622 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1702 personFolmer