You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
21 Pedagang Di Jalan Gelora Bakal Ditata Ulang
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Pedagang Makanan Khas Batak & Manado Ditata Ulang

Pemkot Administrasi Jakarta Pusat berencana menata ulang 21 pedagang makanan khas batak dan manado yang berlokasi di Jalan Gelora, Kelurahan Gelora, Tanah Abang. Penataan di kawasan tersebut nantinya akan meniru penataan pedagang di Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Penataran, Menteng.

Kita bukan menggusur, penataan kita maksudkan agar lokasinya tidak semrawut

"Kita bukan menggusur, penataan kita maksudkan agar lokasinya tidak semrawut. Lokasi berdagang nantinya dilengkapi taman dan sarana parkir yang teratur," ujar Sulastri Gultom, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pemkot Administrasi Jakarta Pusat, Selasa (14/7).

Pasar Murah Walikota Jakarta Pusat Digelar Jumat

Menurut Sulastri, penataan ulang mendesak dilakukan karena lokasi berjualan saat ini terlihat kumuh, kotor dan semrawut. Bahkan di lokasi tampak sejumlah bedeng yang dibangun untuk tempat tinggal para penjual makanan.

"Nantinya sistem pembayaran akan mengadopsi Lenggang Jakarta Monas, dimana satu kasir melayani pembayaran seluruh pedagang," jelas Sulastri.

Selain itu, untuk menjaga kualitas keamanan makanan, pihaknya akan lebih sering melakukan sidak dengan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6855 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3302 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2125 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1893 personAnita Karyati