You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kawasan KBT akan Dipasangi Parkir Meter
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Kawasan KBT akan Dipasangi Parkir Meter

Untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir, Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta akan memasang Terminal Parkir Elektronik (TPE) atau parkir meter di kawasan Banjir Kanal Timur (KBT).

Mekanisme pemasangan selanjutnya akan kami bahas bersama Pemkot Administrasi Jakarta Timur

"Mekanisme pemasangan selanjutnya akan kami bahas bersama Pemkot Administrasi Jakarta Timur," kata Sunardi Sinaga, Kepala Unit Pengelola (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Kamis (23/7).

Menurut Sunardi, pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan untuk mengetahui berapa banyak mesin parkir meter yang akan dipasang, mengingat kawasan KBT berbeda dengan jalur jalan raya pada umumnya.

378 Jalan Segera Dilengkapi Mesin Parkir Meter

"Ini kan baru usulan dari Pemkot Administrasi Jakarta Timur. Nanti kita cek di lapangan bagaimana. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kita akan membahas hal ini, " tukas Sunardi.

Sebelumnya, Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardhana mengharapkan kawasan KBT menjadi salah lokasi wisata kuliner.

"Kami akan membuat KBT menjadi lebih tertib dan indah. Dan untuk parkirnya nanti akan menggunakan sistem mesin parkir," ungkap Bambang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6750 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5663 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2852 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1876 personAnita Karyati