You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pasar Induk Kramatjati Berubah Fungsi Jadi Terminal Bayangan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pasar Induk Kramatjati Jadi Tempat Mangkal Bus AKAP

Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur belakangan ini mulai berubah fungsi. Selain menjadi pusat jual beli sayur mayur dan buah-buahan, kini pasar tersebut juga dijadikan terminal bayangan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Awalnya saya keberatan bus AKAP masuk ke pasar. Namun karena alasannya hanya untuk arus mudik maka saya setuju, setelah itu tidak diperbolehkan lagi

Sedikitnya enam sampai tujuh PO bus tujuan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur setiap harinya mangkal di pasar ini.

Pak Le (49), salah satu pengurus PO bus yang mangkal di Pasar Induk Kramatjati mengaku, pihak pengelola pasar mematok harga Rp 100 ribu per bus agar bisa mangkal di pasar itu. Setelah dilakukan negosiasi, akhirnya disepakati dari enam PO bus tersebut diwajibkan membayar uang parkir atau sewa lahan sebesar Rp 3 juta per bulan yang dibayarkan ke pengelola pasar.

22.358 Penumpang Tiba di Terminal Kalideres

Adapun PO bus yang mangkal di lokasi itu diantaranya, PO Kramatdjati, Zentrum, Bejeu, Shantika, Dedy Jaya dan Handoyo.

“Dari enam PO bus harus membayar Rp 3 juta per bulan ke pengurus pasar. Angka ini lebih murah dari sebelumnya karena awalnya pengurus pasar minta satu bus bayar Rp 100 ribu," ungkap Pak Le, Sabtu (25/7).

Menanggapi hal ini, Manajer Pasar Induk Kramatjati, Muhammad Salam tidak menampik adanya pembayaran yang dilakukan PO bus ke pengelola pasar. Namun, dirinya mengaku uang dari PO bus langsung disetorkan ke kantor pusat PD Pasar Jaya.

“Awalnya saya keberatan bus AKAP masuk ke pasar. Namun karena alasannya hanya untuk arus mudik maka saya setuju, setelah itu tidak diperbolehkan lagi. Lagi pula kan uangnya saya setorkan ke kas kantor pusat,” ujar Muhammad Salam.

Pantauan beritajakarta.com, bus-bus itu setiap harinya mangkal di areal parkir Pasar Induk Kramatjati tepatnya di sisi timur dekat pintu masuk. Biasanya, keberadaan bus-bus itu tampak mulai dari pukul 14.00 - 19.00.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye3763 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1461 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1371 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1226 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

    access_time05-06-2026 remove_red_eye1141 personDessy Suciati