You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Antisipasi Kriminalitas, Pendatang Baru Harus Didata
photo Doc - Beritajakarta.id

Antisipasi Kriminalitas, Pendatang Baru Harus Didata

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengintruksikan walikota, camat dan lurah melakukan pendataan guna mengantisipasi pendatang baru yang tidak memiliki tujuan jelas untuk menetap di ibu kota.

Pendataan bagi pendatang di Jakarta harus dilakukan. Saya tidak mau Jakarta menjadi tempat sarang pembuatan narkoba, money laundry dan tempat penyimpanan istri muda

Pendataan bertujuan untuk mengantisipasi aksi kriminalitas yang semakin menambah beban Jakarta.

"Pendataan bagi pendatang di Jakarta harus dilakukan. Saya tidak mau Jakarta menjadi tempat sarang pembuatan narkoba, money laundry dan tempat penyimpanan istri muda,” kata Djarot pada rapat koordinasi penataan kota dan urbanisasi di Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jumat (24/7).

Operasi Binduk akan Sasar Kelurahan Kalibaru & Sukapura

Djarot mengungkapkan, di kawasan Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, dari total penghuni sebanyak 13.000 orang, ternyata hanya 2.500 orang yang memiliki KTP DKI Jakarta.

“Sisanya mau diapakan nanti? Ini berbahaya. Harus minta surat keterangan pindah serta surat kelakuan baik dari daerah asal. Kita tidak bisa sembarangan membuatkan KTP, kalau dua surat itu tidak disertai. Sekali lagi, saya tidak mau Jakarta jadi tempat penyimpanan istri muda,” ungkap Djarot disambut tawa para camat, lurah, dan jajaran pejabat di Pemkot Administrasi Jakarta Selatan.

Djarot juga menginstruksikan jajaran di lingkungan Pemkot Administrasi Jakarta Selatan untuk mendata pendatang yang dibawa oleh pemudik.

“Saya tidak mau muncul permukiman liar baru akibat warga pendatang yang tidak memiliki tempat tinggal," tutur Djarot.

Mantan Walikota Blitar ini juga meminta Satpol PP untuk tidak melakukan pembiaran terhadap bangunan liar yang berdiri di lahan ilegal.

"Kalau lihat ada satu bangunan liar berdiri, Satpol PP harus langsung eksekusi bongkar. Jangan dibiarkan bertambah banyak. Jangan sampai ada lagi pembiaran. Lokasi yang sudah dibersihkan harus dijaga,” tegas Djarot.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2473 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1300 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1043 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1040 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye868 personDessy Suciati