You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Dekranasda Jakpus Lakukan Monitoring dan Evaluasi Produk
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Produk Perajin Dekranasda Jakpus Dimonitoring

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jakarta Pusat, Ucu Jamilah memonitoring perajin binaan di dua lokasi berbeda di wilayah Tanah Abang.

Kunjungan ini untuk melihat produk serta cara produksi barang dari perajin binaan

Ucu mengatakan, kegiatan monitoring kali ini diprioritaskan kepada perajin usaha sablon di Jalan Tenaga Listrik 1, Kebon Melati dan perajin usaha fesyen di Jalan Danau Tondano, Bendungan Hilir.

“Kunjungan ini untuk melihat produk serta cara produksi barang dari perajin binaan kita," ujarnya, Selasa (31/10).

24 Perajin Ramaikan Gelar Produk Dekranasda Jaksel 2019

Menurut Ucu, monitoring ini sekaligus untuk

mempererat silaturahmi antar para anggota Dekranasda Jakarta Pusat. Tujuan lainnya melihat secara luas keragaman aset yang dimiliki jajarannya dalam mengembangkan industri ekonomi kreatif.

“Semakin sering dikunjungi, kita semakin dekat dengan karya-karya perajin," tuturnya.

Ucu berharap, kunjungan ini bisa semakin meningkatkan semangat dan kreasi para perajin dalam mengembangkan kualitas, kreativitas dan kuantitas hasil karya kepada masyarakat luas.

“Kami juga membuka kesempatan kepada para perajin yang ingin bergabung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6733 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5661 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2766 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2107 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1873 personAnita Karyati