You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
ASN Diminta Jaga Netralitas Jelang Pemilu 2024
photo Doc - Beritajakarta.id

ASN Diminta Jaga Netralitas Jelang Pemilu 2024

Rakyat Indonesia akan memilih Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia serta anggota Legislatif pada 14 Februari 2024 mendatang. Momen ini sangat penting untuk keberlanjutan pembangunan bangsa.

Menjaga netralitas itu penting

Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Agus Pramusinto mengatakan, dinamika Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 mendatang akan diwarnai dengan berbagai kepentingan politik terkait kontestasi tersebut.

Dia menyampaikan, KASN sebagai lembaga pengawas independen tentu berharap bahwa berbagai pelanggaran yang terjadi di lingkungan birokrasi dan ASN Kementerian/Lembaga/Daerah dapat semakin berkurang. Tercatat, terdapat 1.678 pelanggaran netralitas ASN pada periode 2020 hingga 2022.

Jelang Pemilu 2024, Pj Gubernur Heru Tegaskan Netralitas ASN

“Menjaga netralitas itu penting. Sebagaimana kita ketahui bahwa rangkaian prosesi Pemilu 2024 sangat rawan dengan pelanggaran netralitas,” ujar Agus, Rabu (15/11).

Berdasarkan data KASN, terdapat pelanggaran netralitas dengan motif pemanfaatan sumber daya birokrasi, baik berupa dukungan program, sarana dan prasarana serta aktivitas keberpihakan kepada calon tertentu.

Dihadapkan dengan kondisi tersebut, KASN tetap berpartisipasi melaksanakan tugas pengawasan netralitas dengan pendekatan pencegahan, perlindungan ASN dan mendorong aktivasi pengawasan internal setiap Instansi Pemerintah.

Langkah-langkah yang dilakukan KASN antara lain meluncurkan slogan ‘ASN Pilih Netral’ berupa logo, poster dan twibbon yang dapat diunduh dari tautan bit.ly/ASNpilihNETRAL. Dia mengimbau slogan tersebut diunggah secara bersama-sama oleh seluruh ASN di akun media sosial masing-masing.

Dia menambahkan, hal ini diharapkan menjadi gerakan serta bagian dari komitmen netralitas dan integritas ASN yang perlu terus-menerus diingatkan dan dijaga bersama.

“Logo, poster dan twibbon ASN Pilih Netral bukan hanya sekedar simbol, melainkan sebagai komitmen nyata ASN untuk tidak terlibat dalam kegiatan politik dengan berbagai kepentingannya. Setop pelanggaran netralitas dan semoga ASN semakin profesional dan dipercaya masyarakat luas,” tandasnya.

Reporter: Aldi Geri

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7287 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

    access_time07-07-2026 remove_red_eye6528 personDessy Suciati
  3. Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

    access_time07-07-2026 remove_red_eye6082 personDessy Suciati
  4. Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

    access_time07-07-2026 remove_red_eye6012 personDessy Suciati
  5. Ada 3.299 Lowongan Kerja di Jakarta Selatan Career Fest!

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1449 personTiyo Surya Sakti