You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PHB Cilincing Mulai Dikuras
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Saluran Penghubung Cilincing Dikuras

Untuk mengantisipasi ancaman banjir saat musim penghujan nanti, saluran penghubung (PHB) Cilincing, di Jalan Cilincing Raya, Cilincing, Jakarta Utara dikuras dan dikeruk endapan lumpurnya, Rabu (29/7). Pengurasan saluran sepanjang dua kilometer itu ditargetkan selesai dalam tiga pekan.

Di sepanjang saluran itu banyak terdapat inrit. Makanya untuk kolong inrit kita akan terjunkan petugas

Satu unit alat berat diterjunkan sejak Selasa (28/7) kemarin untuk mengeruk lumpur dari PHB selebar tiga meter tersebut.

Kepala Seksi Pemeliharaan Sumber Daya Air Sudin PU Tata Air Jakarta Utara, Body Margosutrisno mengatakan, pengurasan saluran akan dilaksanakan mulai dari Rumah Pompa Cilincing hingga Dewa Kembar. "Di sepanjang saluran itu banyak terdapat inrit. Makanya untuk kolong inrit kita akan terjunkan petugas," ujarnya, Rabu (29/7).

Saluran PHB Kali Tunjungan Sepanjang 500 meter Dikeruk

Untuk tahap awal pengerjaan, pihaknya akan memaksimalkan alat berat untuk menguras bagian PHB yang tidak tertutup inrit. Setelahnya, barulah para petugas akan masuk ke bagian kolong inrit melakukan pengurasan.

"Kalau lumpur di kolong inrit tidak dikuras akan menghambat aliran air, makanya kita terjunkan petugas," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye3313 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1437 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1349 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1198 personTiyo Surya Sakti
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye942 personAnita Karyati