You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dipadati 2700 Bangunan, Bantaran Kali Cakung Drain Kumuh
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Bangunan di Kali Cakung Drain akan Dibongkar

Untuk mengatasi banjir dan genangan di wilayah Jakarta Utara, Kali Cakung Drain yang terletak di wilayah Cilincing akan dinormalisasi. Sebanyak 2.700 bangunan liar yang berdiri di bantaran kali tersebut akan dibongkar.

Kita juga sudah sosialisasikan agar warga membongkar sendiri bangunannya

Pantauan beritajakarta.com, saat ini Kali Cakung Drain dipadati bangunan liar. Bahkan, warga mendirikan pondasi bangunan di atas badan kali. Selain membuat kali menyempit, keberadaan bangunan-liar tersebut menyebabkan kali menjadi kumuh karena sampah menyangkut di pondasi bangunan warga.

Camat Cilincing Wawan Budi Rohman mengatakan, pihaknya sudah menginventarisasi bangunan yang berdiri di bantaran Kali Cakung Drain. Di sepanjang Kali Cakung Drain di wilayah Kelurahan Cilincing, Semper Timur, dan Rorotan terdapat 2.700 bangunan.

Jalan Inspeksi Barat Kali Cengkareng Drain Butuh Perbaikan

"Kita juga sudah sosialisasikan agar warga membongkar sendiri bangunannya, Kamis (30/7).

Sedangkan untuk bangunan yang dijadikan tempat usaha untuk dibongkar. Pedagang sudah direlokasi ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cilincing. "Sebanyak 36 bangunan yang dijadikan tempat usaha sudah kita bongkar," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6841 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3221 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2123 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1891 personAnita Karyati