You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lahan Fasos-Fasum di Sudirman Park Diproyeksi jadi Agrowisata
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pengelola Apartemen Sudirman Park Dukung Rencana Agrowisata

Pengelola Apartemen Sudirman Park, mendukung rencana Pemerintah Kota Jakarta Pusat untuk membangun area agrowisata pada lahan fasos-fasum mereka.

Dapat tambahan fasilitas dan lingkungan semakin hijau

Manager Apartemen Sudirman Park, Riko G menilai, pemanfaatan lahan fasos dan fasum yang telah diserahkan kepada Pemkot Jakpus ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar, terutama penguni apartemen.

"Penghuni juga akan senang karena dapat tambahan fasilitas dan lingkungan mereka semakin hijau," tegasnya, Minggu (14/1).

Wilayah RW 06 Munjul Diproyeksikan Jadi Agrowisata Anggur

Rencana memanfaatkan lahan apartemen yang berada di Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, menjadi area ruang hijau dan lokasi agrowisata ini diutarakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting, saat melakukan peninjauan lokasi, Rabu (10/1) lalu.

Menurut Ginting, dari 8.000 ribu meter persegi luas total lahan yang ada, sekitar 2.000 meter persegi telah dijadikan ruang terbuka hijau (RTH). Sisanya, bisa dimanfaatkan untuk agrowisata dengan ditanami berbagai jenis sayuran dan buah-buahan dipadu dengan kolam gizi berisi berbagai jenis ikan.

Nantinya, lanjut Ginting, kawasan agrowisata itu akan dibuka untuk edukasi pelajar dan masyarakat umum.

"Setelah kita lakukan pemetaan, tempatnya tidak hanya bisa sekedar ladang menanam cabai tapi sebagai eduwisata. Untuk wisatanya dapat, edukasinya dapat," katanya.

Selain media pembelajaran, ungkap Ginting, agrowisata ini juga dapat memenuhi kebutuhan pangan. Nantinya warga apartemen yang ingin berbelanja di lokasi bisa melakukan petik langsung dari pohon.

"Kalau panen kita akan undang warga dan buatkan pasar serta mereka juga bisa metik langsung di pohonnya lalu ditimbang. Jadi dampak wisatanya ada, ekonomi ada, pembelajaran ada," tegasnya.

Hal  senada diungkapkan Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat, Penty Yunesi Pudyastuti. 

Menurutnya, keberadaan area agrowista nantinya bisa meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan warga.

"Keberadaan agrowisata di tengah kawasan padat gedung  akan berdampak terhadap peningkatan kualitas lingkungan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29741 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye11399 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1888 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1572 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. UPS Badan Air Cilincing Buat Perahu Unik dari Sampah Anorganik

    access_time11-10-2026 remove_red_eye1226 personAnita Karyati