Personel Gabungan Lakukan Gerebek Lumpur di RW 07 Kalibaru
Sebanyak 100 personel gabungan dari unsur aparatur kelurahan, personel Satgas Sudin SDA, UPK Badan Air dan PPSU Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, kembali melakukan Gerebek Lumpur di lingkungan Gang Sate RT 10/07.
D isebabkan pendangkalan dan penyempitan
Lurah Kalibaru, Rusmin mengatakan, kerja bakti massal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran aliran air di Kali Bakor sebagai langkah antisipatif mencegah terjadinya genangan. Terlebih, Kali Bakor melintasi enam RT di RW 07, Kelurahan Kalibaru.
"Kita lakukan pembersihan sedimen lumpur dan sampah mulai dari kawasan depan Pompa Dewa Ruci hingga Depo Kontainer PT Ronauli Trasindo, kurang lebih sepanjang 1.000 meter," ujarnya, Jumat (2/2).
45 Personel Gabungan Ikuti Gerebek Lumpur di GeloraRusmin menjelaskan, dalam Gerebek Lumpur ini juga dikerahkan enam truk dan mobil pikap untuk mengangkut sedimen lumpur dan sampah.
"Berdasarkan hasil evaluasi, luapan Kali Bakor disebabkan pendangkalan dan penyempitan
daerah aliran sungai. Kami berencana melakukan peninggian turap agar air kali tidak meluap ke lingkungan permukiman warga," terangnya.Menurutnya, pengerjaan turap akan dilaksanakan melalui empat tahap. Pertama, mulai dari Gang Sate di RT 10 sampai wilayah Depo Kontainer PT Ronauli Trasindo. Kedua, dekat Depo kontainer di RT 05, 03 dan RT 15. Kemudian, wilayah pemukiman RT 03 hingga RT 01. Keempat, wilayah RT 01 sampai perbatasan RW 06, 07 dan RW 15.
"Saya berharap warga bisa turut mendukung pembangunan turap ini dan tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RW 07, Kelurahan Kalibaru, Caharudin mengaku sangat mendukung aksi Gerebek Lumpur serta rencana peninggian turap untuk meningkatkan daya tampung dan kelancaran aliran air di Kali Bakor.
"Setiap hujan deras air Kali Bakor sering meluap ke permukiman warga. Saya sangat mendukung upaya-upaya mengatasi terjadinya genangan dan banjir di sini," tandasnya.