You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga, skrining, Kesehatan Paru, Pekojan
photo Istimewa - Beritajakarta.id

129 Warga Manfaatkan Layanan Skrining Kesehatan Paru

Sebanyak 129 warga memanfaatkan layanan skrining atau pemeriksaan kesehatan paru dalam kegiatan Active Case Finding (ACF) yang digelar Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Barat di SMKN 9 Jakarta Barat, Jalan Gedong Panjang II, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Senin (5/2).


Kepala Puskesmas Kecamatan Tambora, Kristiani Dwi Hastuti menuturkan, skrining paru menggunakan X Ray di antaranya dengan tes rontgen, tes dahak, serta terapi pencegahan tuberkulosis.

“Skrining bertujuan meningkatkan jumlah penemuan kasus tuberkulosis secara aktif sekaligus memutus rantai penularannya,” ujar Kristiani.

100 Peserta Ikuti Skrining Pra Operasi Katarak di RSUD Taman Sari

Dengan kegiatan ini, sambung Kristiani, diharapkan dapat menekan laju penularan Tuberkulosis, khususnya di wilayah Pekojan.

Ketua Sub Kelompok Kesehatan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Bagian Kesra Jakarta Barat, Endang Tri Rahayu menambahkan, kegiatan ACF pada tingkat Kota dijadwalkan berlangsung 29 Januari hingga 29 Februari 2024 pada 43 titik.

"Sasaran skrining adalah warga kontak serumah dan kontak erat dengan pasien Tuberkulosis yang datanya diperoleh pada periode 2023 dan 2024," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7681 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5646 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1626 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1443 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1323 personFakhrizal Fakhri