You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Delapan Petugas Dikerahkan Tangani Genangan di Jalan Panjang
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Personel Gabungan Tangani Genangan di Jalan Panjang

Respons cepat ditunjukkan personel gabungan dalam melakukan penanganan genangan di ruas Jalan Panjang, tepatnya di dekat pintu masuk Perumahan Green Garden, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Seiring hujan mulai mereda, genangan juga surut

Sebanyak enam personel gabungan dari Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dikerahkan untuk mempercepat surutnya genangan setinggi hampir 20 sentimeter yang terjadi sejak pukul 09.30. Genangan disebabkan hujan yang mengguyur sejak Kamis (29/2) pagi dan meluapnya saluran air di kawasan itu.

“Seiring hujan mulai mereda, genangan juga surut. Hingga pukul 11.00, ketinggian genangan menyisakan 10-15 sentimeter,” ujar Ruslan, petugas BPBD DKI Jakarta di lokasi genangan Jalan Panjang, Kedoya Utara, Kamis (29/2).

Personel Gabungan Tangani Genangan di Kayu Putih

Kepala Sudin SDA Jakarta Barat, Purwanti menambahkan, intensitas hujan yang lama membuat debit air di saluran meluap hingga menggenangi ruas jalan.

“Kami masih terus melakukan penanganan salah satunya dengan membersihkan tali-tali air agar aliran air dapat mengalir lancar ke saluran,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1152 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1138 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye900 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye854 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye825 personBudhi Firmansyah Surapati