You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 KPKP Gelar Edukasi Pangan Sehat Jelang Ramadhan di Kantin Swadharma
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Dinas KPKP Gelar Edukasi Pangan Sehat Jelang Ramadan

Dinas Ketahan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, melakukan edukasi tentang pemilihan jenis pangan dan cara menyimpan yang baik selama Ramadan.

Saat menjalani ibadah puasa disarankan banyak mengkonsumsi sayur mayur.

Edukasi ini dilakukan di sela-sela kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat dalam rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG-PKK) ke-52 tahun 2024, Senin (4/3) di Kantin Swadharma, Jalan H Abdul Jalil, RW 09 Kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang,

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, edukasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada warga tentang pemilihan bahan pangan yang sehat dan baik selama menjalani ibadah puasa. Kemudian, tips menyimpan bahan pangan agar tetap segar dan baik untuk dikonsumsi.

Peringatan HKG-PKK ke-52 Diisi dengan Penanaman 31.800 Pohon Cabai

"Saat menjalani ibadah puasa disarankan banyak mengkonsumsi sayur mayur. Lalu, bila ingin menyimpan sayur mayur harus ditempatkan di lemari pendingin," paparnya.

Selain mengedukasi pemilihan dan penanganan pangan, ungkap Eli, pihaknya juga mengedukasi warga agar tidak membeli pangan berlebihan dan menimbun stok.

"Kami pastikan, stok pangan di DKI Jakarta tercukupi sehingga masyarakat tidak perlu panik," tuturnya.

Menurut Eli, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan sejumlah upaya untuk memenuhi permintaan pangan dan stabilisasi harga, khususnya beras. Seperti menjaga pasokan bekerjasama dengan Pemerintah Pusat dan antar pelaku usaha (B2B) serta mengoptimalkan peran PT Food Station Tjipinang Jaya.

Lalu, pihaknya secara rutin melakukan pemantauan stok, harga dan mutu bersama Satgas Pangan. Kemudian melakukan pengendalian ekspektasi inflasi melalui kegiatan sembako murah, gerakan pangan murah (GPM) bagi masyarakat umum dan pendistribusian pangan bersubsidi bagi masyarakat tertentu.

"Kami juga bersinergi dengan Pemerintah Pusat untuk pengendalian harga, melalui penyaluran beras SPHP kemasan 5 kilogram kualitas medium ke masyarakat dengan HET Rp 54.500 di toko-toko beras dan pasar modern," bebernya.

Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiyati berharap, edukasi ini memberikan pemahaman kepada warga tentang mengelola bahan pangan agar tetap baik dan layak saat konsumsi.

Selain baik bagi kesehatan, ucap Mujiyati, pengelolaan dan penyimpanan bahan pangan agar tidak rusak juga berdampak terhadap kesejahteraan keluarga.

"Kalau sampai bahan pangan disimpan tidak baik dan rusak, tidak bisa dikonsumsi menambah beban pengeluaran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6775 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6116 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1388 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1265 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1223 personAldi Geri Lumban Tobing