You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Nuzulul Qur'an di Masjid Fatahillah Hadirkan Aa Gym
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Nuzulul Qur'an di Masjid Fatahillah Hadirkan Aa Gym

Sekretariat Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta, menggelar kegiatan aktualisasi nilai-nilai Nuzulul Qur'an 1445 H / 2024 M di Masjid Fatahillah Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/3).

Diharapkan dengan kegiatan ini para ASN muslim lebih memiliki ghirah.

Kegiatan yang bertema indahnya hidup dengan Al Qur'an tersebut menghadirkan dai kondang KH Abdullah Gymnastiar atau yang biasa disapa Aa Gym yang membawakan tema 'Indahnya Hidup dengan Al Qur'an'

Kepala sekretariat KORPRI BKD Provinsi DKI Jakarta, Amiruddin mengatakan, ini merupakan rangkaian dari kegiatan Ramadan yang diselenggarakan pihaknya.

Masjid Fatahillah Balai Kota Sediakan Takjil Gratis Selama Ramadan

"Diharapkan dengan kegiatan ini para ASN muslim lebih memiliki ghirah. Sehingga ada peningkatan, minimal membaca Al Qur'an," katanya, Rabu (20/3).

KH Abdullah Gymnastiar dalam tausiahnya, menyampaikan pentingnya Al Qur'an sebagai panduan hidup mencapai kebahagiaan. 

Ditegaskannya, kunci kebahagiaan hidup bukan bergantung pada harta ataupun jabatan, melainkan berpegang pada panduan Al Qur'an.

"Apa kunci bahagia?,Al Quran. Semua sudah ditetapkan waktunya, hidup ini ujian dan Allah lebih tahu apa yang terbaik bagi kita," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10659 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1323 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1231 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye965 personBudhi Firmansyah Surapati