You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
KI Apresiasi KPU DKI Gelar Sosialisasi Tahapan Pilkada 2024
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Komisi Informasi Apresiasi KPU DKI Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2024

Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI yang telah menggelar sosialisasi tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024.  

Menjadikan adanya public trust

Ketua KI Provinsi DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat mengatakan, KPU DKI Jakarta telah  melaksanakan komitmen Undang-undang 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. 

Menurutnya, KPU dan Bawaslu DKI Jakarta sebagai badan publik yang telah melaksanakan prinsip transparansi dan keterbukaan informasi sangat patut diapresiasi.

Pangkas Anggaran, Sosialisasi Pilkada Lewat Smart City

"Kami sangat mengapresiasi, raihan predikat Informatif menjadikan adanya public trust terkait pemilihan Pilkada tahun 2024," ujar Harry Ara Hutabarat, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (27/4).

Ia mengungkapkan, keterbukaan informasi pada seluruh tahapan Pilkada DKI Tahun 2024 sangat penting karena proses ini menentukan hasil pemimpin DKI Jakarta ke depan.

"Masukan partisipasi publik ini jangan sampai sebatas di permukaan. Artinya, disampaikan hingga ke level RT/RW sebagai agen sosialisasi dan menjadikan Pikada DKI tahun 2024 sebagai pesta rakyat,” ungkapnya. 

KI DKI, lanjut Harry, juga mengapresiasi KPU yang telah menyusun rancangan peraturan yang akan diterapkan sebagai bentuk implementasi UU KIP sebagai langkah menyerap partisipasi publik. 

"Prinsipnya, semua informasi publik hasil Pemilu terbuka mulai dari tahapan pascapencoblosan hingga penetapan. Publik berhak mengakses secara mudah sebagai bentuk komitmen KPU DKI sebagai badan publik," tuturnya. 

Ia menambahkan, KI DKI Jakarta memastikan saluran hukum terkait keterbukaan informasi publik dan sengketa informasi publik adalah hal yang mutlak secara konstitusi sudah siap dan dapat diselesaikan jauh lebih cepat dari sengketa informasi biasa di luar sengketa pemilihan.

"Kami berharap, semua proses Pilkada yang demokratis dan melibatkan partisipasi publik secara masif akan menghasilkan pemimpin Jakarta yang juga demokratis dan berintegritas," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

    access_time05-06-2026 remove_red_eye1992 personDessy Suciati
  2. Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

    access_time07-06-2026 remove_red_eye1536 personDessy Suciati
  3. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1406 personTiyo Surya Sakti
  4. Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time08-06-2026 remove_red_eye918 personNurito
  5. Pekan Raya Jakarta 2026 Bidik Enam Juta Pengunjung

    access_time04-06-2026 remove_red_eye805 personFolmer