You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Personel Gabungan Lakukan Pendataan Lahan untuk Pelebaran Jalan Sejajar KBT
photo Nurito - Beritajakarta.id

Personel Gabungan Lakukan Pendataan Lahan Pelebaran Jalan Sejajar KBT

Personel gabungan dari Biro Pemerintahan DKI, Satpol PP, Dinas Bina Marga, aparatur kecamatan dan lurahan, pengurus RT, RW, LMK serta perwakilan warga, Senin (29/4), melakukan pendataan awal lahan terdampak pembangunan akses jalan sejajar Kanal Banjir Timur  (KBT) di RT 07/03 Ujung Menteng, Cakung, Cakung Timur.

Pendataan ini kita targetkan rampung dalam satu hari.

Koordinator Pengaduan Biro Pemerintahan DKI Jakarta Agus Saputra mengatakan, ini merupakan pendataan awal terhadap 22 bidang yang diajukan dalam daftar kepemilikan tanah yang terkena program pembangunan akses jalan sejajar KBT tersebut.

Menurut Agus, pihaknya ingin memastikan kepemilikan tanahnya. Karena berdasarkan data yang ada, dari 22 bidang tanah, diklaim dimiliki 27 orang. Sehingga perlu dicek kembali apakah ada penambahan orang yang memilikinya atau tidak.

Rencana Pembangunan Jalan Akses Sejajar KBT di Ujung Menteng Disosialisasikan

"Pendataan ini kita targetkan rampung dalam satu hari. Nantinya dituangkan dalam daftar sementara yang akan kita undang dalam konsultasi publik di Kantor Kelurahan pada 7 Mei mendatang," ujar Agus.

Saat sosialisasi awal pada pekan lalu, ungkap Agus, pihaknya sudah membagikan formulir kepada warga pemilik bidang tanah. Hari ini formulir tersebut ditarik kembali untuk mengetahui siapa saja pemilik lahan yang akan dibebaskan.

Untuk surat kepemilikan tanah, jelas Agus, akan diperiksa pada saat pelaksanaan pengadaan tanah oleh Kantor Pertanahan.

"Kami hanya lakukan pendataan klaim kepemilikan oleh masyarakat," tukasnya.

Sementara, salah seorang warga RT 07/03 Ujung Menteng, Nona (64) mengatakan, pihaknya mendukung program DKI dalam pembangunan akses jalan. Dengan catatan rumahnya yang dihuninya itu mendapatkan ganti rugi yang uangnya bisa digunakan untuk membeli rumah kembali.

"Kami berharap, nanti dibayar sesuai harga pasaran agar bisa membangun kembali rumah di tempat lain," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7705 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5946 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1649 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1450 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1340 personFakhrizal Fakhri