You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran Kios di Pasar Poncol Diduga Dipicu Korsleting
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kebakaran Kios di Pasar Poncol Diduga Dipicu Korsleting

Korselting listrik diduga jadi pemicu terbakarnya tiga kios dan satu rumah warga di sekitar Pasar Poncol, Jalan Kalibaru Barat RT 12/06 Kelurahan Bungur, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (28/5) dini hari sekitar pukul  03.50.

Api dipadamkan sekitar 48 menit setelah kejadian

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Asril Rizal mengatakan, pihaknya menerjunkan tujuh unit pemadam dengan kekuatan 25 personel untuk mengatasi amukan si jago merah.

"Setelah dilakukan penanganan, api bisa dikuasi dan proses pemadaman memasuki proses pendinginan pukul 04.38 atau sekitar 48 menit setelah kejadian," tutur Asril.  .

18 Armada Damkar Padamkan Kebakaran di Kota Bambu Utara

Menurut informasi di lapangan, jelas Asril, api bermula terlihat dari salah satu kios warung makan di lokasi. Diduga,api itu bersumber dari arus pendek listrik yang percikannya menyambar benda mudah terbakar. Kemudian, merembet ke banguna kios lain dan satu rumah warga di lokasi.  

"Total seluas sekitar 500 meter persegi area lahan di lokasi itu terdampak kebakaran,"ungkapnya.

Dipastikan Asril, peristiwa ini tidak menyebabkan korba jiwa dan luka-luka.

"Saat ini polisi masih menyidiki penyebab kebakaran ini," tandasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1309 personTiyo Surya Sakti
  2. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1173 personFakhrizal Fakhri
  3. Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

    access_time03-09-2026 remove_red_eye813 personNurito
  4. Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026

    access_time30-08-2026 remove_red_eye806 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

    access_time31-08-2026 remove_red_eye793 personBudhi Firmansyah Surapati