You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kebakaran di Makasar Diduga Akibat Arus Pendek Listrik
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Kebakaran di Makasar Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

Kebakaran yang melanda rumah berlantai dua di permukiman warga Jalan Kerja Bakti I, RT 10/04, Makasar, Makasar, Jakarta Timur pada Selasa (11/06) sekitar pukul 20.16 diduga akibat arus pendek listrik.

Diduga akibat arus pendek listrik

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, api pertama kali terlihat pemilik rumah dari ruang tamu lantai dasar. Dalam sekejap api cepat membesar dan merambat ke bangunan di lantai dua hingga akhirnya ludes terbakar seluruhnya.

"Yang terbakar rumah tinggal berlantai dua. Diduga akibat arus pendek listrik," ujarnya, Rabu (12/6).

Ular Sanca Empat Meter Dievakuasi dari Rumah Warga

Menurut Gatot, warga sekitar tidak sempat melakukan pemadaman saat api masih kecil. Alhasil, api cepat menghanguskan rumah milik Sularno.

"Kita kerahkan 12 mobil pemadam berikut 60 personel. Dalam waktu sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan," terangnya.

Lurah Makasar, Nasrudin menambahkan, untuk membantu proses pemadaman, pihaknya mengerahkan 20 petugas PPSU yang akan membersihkan puing-puing sisa kebakaran.

"Kita kerahkan 20 PPSU untuk membantu pemadaman di lokasi kejadian," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7672 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5547 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1618 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1439 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1320 personFakhrizal Fakhri