You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Layanan, Ijazah, Disdik DKI, Warga, Penyintas, Kebakaran, Manggarai
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Penyintas Kebakaran Manggarai Apresiasi Layanan Pengurusan Ijazah

Layanan penerbitan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) yang dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta di lokasi pengungsian SDN Manggarai 05, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, disambut antusias warga. 

Sangat membantu sekali

Salah seorang penyintas kebakaran, warga RW 06, Kelurahan Manggarai, Ita (42) mengaku senang dengan adanya layanan jemput bola penerbitan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) tersebut.

"Layanan ini sangat membantu sekali, terutama bagi kami yang kehilangan surat-surat berharga yang terbakar," ujarnya, Kamis (15/8). 

Penyintas Kebakaran Manggarai Apresiasi Layanan Adminduk di Lokasi Pengungsian

Menurutnya, adanya perhatian dari Dinas Pendidikan DKI dalam memberikan layanan ijazah ini juga dapat menghemat dari segi waktu dan biaya. 

"Sangat baik, ini yang kita butuhkan saat ini. Apalagi petugasnya sangat ramah dan informatif mengenai langkah-langkah perlu yang kami lakukan agar Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) dapat diterbitkan," ucapnya. 

Ungkapan senada diutarakan Achmad Herdiansyah (45) yang anaknya sekolah di SDN Manggarai 05. Ia menuturkan, saat kebakaran terjadi rapor anaknya tidak berhasil.diselamatkan.

"Alhamdulillah info dari pihak sekolah untuk dokumen anak saya bisa diterbitkan kembali dengan cepat dan mudah," terangnya.

Herdi mengungkapkan, dirinya sangat berterima kasih atas layanan yang sudah hadir di lokasi pengungsian ini karena semuanya sangat membantu dan meringankan beban pengungsi. 

"Sejak kemarin saya sudah urus semua, mulai administrasi kependudukan dan hari ini untuk ijazah. Ya mudah-mudahan semuanya diberikan keberkahan," imbuhnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Ade Riswanto menjelaskan, dibukanya layanan ini bertujuan untuk mendata jumlah peserta didik yang menjadi penyintas kebakaran.

"Kami sekaligus juga kebakaran dan mendata dokumen terkait pendidikan yang musnah hilang karena kebakaran seperti rapor dan ijazah. Dalam layanan ini ada empat orang personel bertugas," bebernya.

Menurutnya, untuk proses penerbitan SKPI dalam situasi normal prosesnya bisa diselesaikan dalam waktu paling cepat dua hari dan maksimal 10 hari kerja  selama persyaratannya memenuhi. 

Sementara, untuk penerbitan rapor para peserta didik diarahkan untuk melakukan ke sekolah yang bersangkutan. Untuk itu, semua sekolah sudah diminta untuk bisa menerbitkan kembali rapor penyintas kebakaran. 

"Saat ini tim di posko harus mengumpulkan data terlebih dahulu, memilah dan mengonfirmasi ke sekolah masing-masing. Kemudian, sekolah  membuat surat keterangan baru untuk diproses di Sudin," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye10975 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6688 personNurito
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3389 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1636 personFolmer
  5. Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1421 personAldi Geri Lumban Tobing