You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dua Jam lebih, Satu Ton Daging Sapi Ludes Terjual
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Dua Jam lebih, Satu Ton Daging Sapi Ludes Terjual

Dalam kurun waktu dua jam lebih, satu ton daging sapi yang dijual Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara dalam Operasi Pasar (OP) di Pasar Inpres Gading Timur, ludes dibeli warga.

Kegiatan OP ini dilakukan demi memudahkan masyarakat mendapatkan daging pasca kelangkaan yang baru baru ini terjadi.

Kepala Sudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan, Jakarta Utara, Una Rusmana mengatakan, OP digelar untuk mengatasi kelangkaan daging sapi di pasar tradisional yang baru-baru ini terjadi.

“Kegiatan OP ini dilakukan demi memudahkan masyarakat mendapatkan daging pasca kelangkaan yang baru baru ini terjadi,” ujar, Una, Selasa (11/8).

OP Daging di Jaktim Sasar Pedagang

Pasar Inpres Gading Timur, sambung Una, dipilih sebagai lokasi OP karena tingginya konsumen daging di pasar tersebut. 

Marlina (48) warga RW 04, Kelapa Gading menuturkan, dirinya bersyukur dengan adanya OP tersebut karena bisa mendapatkan daging sapi dengan harga murah.

Di pasaran harga daging sapi mencapai Rp 130 ribu per kilogram, sementara pada OP ini daging sapi dijual dengan harga Rp 89.000 per kilogram. . 

“Saya berharap, dengan adanya OP ini, harga daging sapi kembali normal dan banyak dijual di pasar,” tandas Marlina.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7941 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6772 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1763 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1533 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1450 personFakhrizal Fakhri